{
  "fields": [{"id":"_id","type":"int"},{"id":"dasar_koordinasi","type":"text"},{"id":"koordinasi","type":"text"},{"id":"pihak_terkait","type":"text"},{"id":"jenis_laporan","type":"text"},{"id":"judul_laporan","type":"text"},{"id":"nama_penanggungjawab","type":"text"},{"id":"tanggal_laporan","type":"timestamp"},{"id":"deskripsi_laporan","type":"text"}],
  "records": [
    [1,"Data Harga dan Ketersediaan Bahan Pokok Penting bulanan yang bersumber dari :\n1) Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan\n2) Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian\n3) PD Pasar Surya\n4) PD Rumah Potong Hewan","Bidang Pengendalian dan Distribusi Perekonomian","1. Staf Ahli Wali Kota Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan\n2. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian\n3. Dinas Komunikasi dan Informatika\n4. Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan\n6. Dinas Perhubungan\n7. Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam\n8. Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat\n9. Badan Pusat Statistik Kota Surabaya\n10. PD Rumah Potong Hewan\n11. PD Pasar Surya\n12. Dra. Ignatia Martha Hendrati, SE., ME","Laporan Analisa Stabilitas Harga dan Ketersediaan Bahan Pangan Daerah","Laporan Hasil Rapat Koordinasi Monitoring Evaluasi Pengendalian Harga dan Ketersediaan\nBahan Pokok Penting Kota Surabaya Bulan Agustus 2024","VYKKA ANGGRADEVI KUSUMA,\nS.STP","2024-08-27T00:00:00","Berdasarkan pembahasan dan data-data sebagaimana hasil rapat, diperoleh kesimpulan sebagai berikut :\na. Data yang berhasil dihimpun pada bulan Agustus 2024 menunjukkan bahwa sebagian\nbesar komoditas ketersediaan bahan pokok mengalami peningkatan di bandingkan dengan\nbulan Juli 2024\nb. Indeks Kecukupan Pangan (IKP) komoditas beras Kota Surabaya untuk Bulan Agustus\n2024 adalah 3.55 dan sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan warga Surabaya\nc. data jumlah ternak sapi (ekor) dan jumlah daging sapi (kg) yang dipotong di RPH/TPH\nPegirian dan Kedurus untuk bulan Agustus 2024 mengalami penurunan dibandingkan\ndengan bulan Juli 2024\nd. dibandingkan dengan bulan sebelumnya (Juli), pada bulan Agustus 2024 komoditas yang\nterpantau mengalami peningkatan harga paling besar yaitu cabai kecil/rawit\ne. beberapa komoditas peyumbang inflasi dari data BPS :\ni. Beras IR 64 I\nii. Cabai kecil/rawit\niii. Minyak goreng curah\nf. beberapa komoditas penyumbang deflasi dari data BPS:\ni. Beras IR 64 II\nii. Beras IR 64 III\niii. Telur ayam ras\niv. Daging ayam ras\nv. Bawang merah\nvi. Tomat\nvii. Bawang putih\nviii. Cabai merah besar\nix. Cabai merah keriting\nx. Gula pasir\n\nRekomendasi:\nSesuai pembahasan di atas, untuk harga dan ketersediaan beberapa bahan pokok sudah stabil\nnamun ada yang perlu di perhatikan oleh pemerintah Kota Surabaya Khusunya Tim Pengendalian\nInflasi seperti kenaikan harga komoditas beras IR 64, cabai kecil/rawit, minyak goreng curah.\na. Berkoordinasi dengan PD Pasar Surya terkait pengendalian harga cabai\nb. PD Pasar Surya untuk mengupdate entry dan mengecek data harga bahan pokok pada\naplikasi setiap hari\nc. PD Pasar Surya untuk mewujudkan Senja Surya Mart di 5 Pasar pantauan BPS (Pasar\ngenteng, Pasar Wonokromo, Pasar Tambahrejo, Pasar Pucang Anom, Pasar Rungkut\nsebelah Pasar Soponyono)\nd. Kepala pasar untuk mensosialisasikan kepada pedagang di Pasar PD Pasar Surya agar\ntidak menjual cabai di atas HAPK\ne. Dinas Ketahan Pangan dan Pertanian untuk menyiapkan data luasan lahan penanaman\ncabai di Kota Surabaya\nf. PD Rumah Potong Hewan menggerakkan para jagal untuk meningkatkan jumlah sapi yang\ndi potong untuk memenuhi ketersediaan daging sapi di Kota Surabaya\ng. Perlu di waspadai pelonjakan harga komoditas cabai di bukan September - Desember 2024\nyang dapat memicu inflasi."]
]}
