{
  "fields": [{"id":"_id","type":"int"},{"id":"dasar_koordinasi","type":"text"},{"id":"koordinasi","type":"text"},{"id":"pihak_terkait","type":"text"},{"id":"jenis_laporan","type":"text"},{"id":"judul_laporan","type":"text"},{"id":"nama_penanggungjawab","type":"text"},{"id":"tanggal_laporan","type":"text"},{"id":"deskripsi_laporan","type":"text"}],
  "records": [
    [1,"Data Harga dan Ketersediaan Bahan Pokok Penting bulanan yang bersumber dari :\n1) Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan\n2) Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian\n3) PD Pasar","Bidang Pengendalian dan Distribusi Perekonomian","1. Staf Ahli Walikota Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan\n2. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan\n3. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian\n4. Dinas Komunikasi dan Informatika\n5. Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan\n6. Dinas Perhubungan\n7. Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam\n8. Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat\n9. Dr. Ignatia Martha Hendrati,ME\n10. Badan Pusat Statistik Kota Surabaya\n11. PD Rumah Potong Hewan\n12. PD Pasar Surya","Laporan Analisa Stabilitas Harga dan Ketersediaan Bahan Pangan Daerah","Laporan Hasil Rapat Koordinasi Monitoring Evaluasi Pengendalian Harga dan Ketersediaan Bahan Pokok Penting Kota Surabaya Bulan Oktober 2024","Vykka Anggradevi Kusuma, S.STP","","Berdasarkan pembahasan dan data-data sebagaimana hasil rapat, diperoleh kesimpulan sebagai berikut :\nData yang berhasil dihimpun pada bulan Oktober 2024 menunjukkan bahwa\na. sebagian besar komoditas ketersediaan bahan pokok mengalami penurunan\ndi bandingkan dengan bulan September 2024\nb. Indeks Kecukupan Pangan (IKP) komoditas beras Kota Surabaya untuk\nBulan Oktober 2024 adalah 2.80 dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan\nwarga Surabaya\nc. beberapa komoditas peyumbang inflasi dari data hasil survei BPS Kota\nSurabaya dari minggu pertama hingga minggu keempat bulan Oktober 2024\nsebagai berikut:\ni. Daging ayam ras\nii. Bawang merah\niii. Tomat\niv. Telur ayam ras\nv. Bawang putih\nvi. Minyak goreng curah\nvii. Gula pasir\nviii. Daging sapi\nd. beberapa komoditas penyumbang deflasi dari data hasil survei BPS Kota\nSurabaya dari minggu pertama hingga minggu keempat bulan Oktober 2024\nsebagai berikut:\ni. BBM\nii. Cabai rawit\niii. Cabai rawit acar\niv. Cabai merah besar\nv. Cabai merah keriting \nRekomendasi:\nSesuai pembahasan di atas untuk harga bahan pokok terdapat penurunan dan\nkenaikan harga, namun untuk ketersediaan bahan pokok mengalami penurunan\nmaka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mengontrol harga di di Kota\nSurabaya agar tetap stabil antara lain\na. Untuk mengantisipasi penurunan daya beli masyarakat akibat deflasi, perlu\nmendorong UMKM untuk tetap memproduksi dengan\nmemotong/memperpendek rantai pasok bahan baku agar produk dapat\nbersaing supaya mesin perekonomian tetap berjalan\nb. Waspadai komoditas beras potensi naik/mengalami peningkatan harga di\nakhit tahun\nc. Perlu langkah-langkah dari pemerintah Kota Surabaya untuk mengatasi\nkenaikan minyak goreng curah yang terus naik\nd. Dihimbau bagi warung/rumah makan mengoah cabai menjadi cabai kering\nuntuk menanggulangi apabila terjadi ketersediaan cabai berkurang atau harga naik"]
]}
