{
  "fields": [{"id":"_id","type":"int"},{"id":"dasar_koordinasi","type":"text"},{"id":"koordinasi","type":"text"},{"id":"pihak_terkait","type":"text"},{"id":"jenis_laporan","type":"text"},{"id":"judul_laporan","type":"text"},{"id":"nama_penanggungjawab","type":"text"},{"id":"tanggal_laporan","type":"timestamp"},{"id":"deskripsi_laporan","type":"text"}],
  "records": [
    [1,"Data Harga dan Ketersediaan Bahan Pokok Penting bulanan yang bersumber dari :\n1) Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan\n2) Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian\n3) PD Pasar","Bidang Pengendalian dan Distribusi Perekonomian","1. Staf Ahli Walikota Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan\n2. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan\n3. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian\n4. Dinas Komunikasi dan Informatika\n5. Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan\n6. Dinas Perhubungan\n7. Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam\n8. Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat\n9. Dr. Ignatia Martha Hendrati,ME\n10. Badan Pusat Statistik Kota Surabaya\n11. PD Rumah Potong Hewan\n12. PD Pasar Surya","Laporan Analisa Stabilitas Harga dan Ketersediaan Bahan Pangan Daerah","Laporan Hasil Rapat Koordinasi Monitoring Evaluasi Pengendalian Harga dan Ketersediaan Bahan Pokok Penting Kota Surabaya Bulan April 2024","Vykka Anggradevi Kusuma, S.STP","2024-05-03T00:00:00","Berdasarkan pembahasan dan data-data sebagaimana hasil rapat, diperoleh kesimpulan sebagai berikut :\na. Data yang berhasil dihimpun pada bulan April 2024 menunjukkan bahwa sebagian besar\nkomoditas ketersediaan bahan pokok mengalami penurunan di bandingkan dengan bulan\nMaret 2024, kecuali bahan pokok daging sapi, gula pasir, bawang merah, bawang putih,\ncabai rawit, cabai besar, dan jagung pipilan kering\nb. Indeks Kecukupan Pangan (IKP) komoditas beras Kota Surabaya untuk Bulan April 2024\nadalah 2.58 dan sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan warga Surabaya;\nc. data jumlah ternak sapi (ekor) dan jumlah daging sapi (kg) yang dipotong di RPH/TPH\nPegirian dan Kedurus untuk bulan April 2024 mengalami penurunan dibandingkan dengan\nbulan Maret 2024. Sama halnya degnan Ternak sapi, jumlah ternak kambing (ekor) dan\njumlah daging kambing (kg) yang dipotong di RPH/TPH Pegirian untuk bulan April 2024\nmengalami penurunan dibandingkan dengan bulam Maret 2024\nd. dibandingkan dengan bulan sebelumnya (Maret), pada bulan April 2024 komoditas yang\nterpantau mengalami penurunan harga paling besar yaitu cabai merah sedangkan\nkomoditas yang mengalami peningkatan paling besar yaitu bawang merah.\ne. beberapa komoditas peyumbang inflasi dari data BPS :\ni. angkutan udara\nii. angkutan antar kota\niii. tarif kereta api\niv. emas perhiasan\nv. bawang merah\nvi. mobil\nvii. daging sapi\nviii. gula pasir\nix. minyak goreng\nx. tomat\nf. beberapa komoditas penyumbang deflasi dari data BPS:\ni. cabai rawit\nii. beras\niii. telur ayam ras\niv. daging ayam ras\n\nRekomendasi :\na. Diskominfo untuk tetap melakukan noral suasion kepada masyarakat agar:\ni. tidak terlalu terpaku/cenderung pada beras premium\nii. melakukan diversifikasi pangan non beras\niii. menyampaikan bahwa ketersediaan pangan cukup sehingga mencegah panic buying\nb. moral suasion kepada distributor akan diadakan dengan sudut pandang nasionalisme bela\nnegara\nc. DKPP perlu melakukan kerjasama antar daerah dengan daerah penghasil dikarenakan\nkomoditas bawang merah terus mengalami kenaikan harga\nd. Dinkopumdag untuk mengadakan pasar murah dan menambah stok di kios TPID terutama\nkomoditas minyak goreng dan gula."]
]}
