Jumlah bahan pangan segar yang disampling

Keamanan bahan pangan segar adalah bahan pangan segar (sayur, buah, daging dan ikan) yang beredar dari hasil uji sampel yang aman untuk dikonsumsi

Deskripsi variabel adalah sebagai berikut:

  • pd : menyatakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau instansi yang bertanggung jawab sebagai sumber data dan pelaksana kegiatan pengawasan pangan. Variabel ini bertipe data teks dan berfungsi sebagai label instansi pengampu data.

  • lokasi_survey : menyatakan nama tempat atau lokasi fisik dilakukannya pengambilan sampel (sampling) dan pengujian keamanan pangan. Nilai meliputi pasar tradisional dan ritel modern/supermarket. Variabel ini bertipe data teks/kategorikal dan menjadi variabel spasial utama untuk memetakan sebaran titik pengawasan pangan di Kota Surabaya.

  • kecamatan : menyatakan nama wilayah administrasi kecamatan tempat lokasi survey berada di Kota Surabaya (misalnya: Kec. Bubutan, Kec. Gubeng, Kec. Kenjeran, Kec. Sukolilo, Kec. Tandes, Kec. Sambikerep). Variabel ini bertipe data teks/kategorikal dan berfungsi sebagai variabel geografis tingkat menengah untuk agregasi data berbasis wilayah.

  • kelurahan : menyatakan nama wilayah administrasi kelurahan tempat lokasi survey berada. Variabel ini bertipe data teks/kategorikal dan memberikan posisi geografis yang lebih presisi dibandingkan kecamatan.

  • tanggal_survey : menyatakan tanggal pasti dilakukannya kegiatan pengambilan sampel dan pengujian keamanan pangan di lokasi tersebut. Variabel ini bertipe data tanggal (date).

  • nama_irtp : menyatakan nama Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) atau nama entitas usaha pangan yang menjadi objek pengawasan. Variabel ini bertipe data teks dan berfungsi sebagai identifier entitas yang diawasi.

  • jenis_sampel : menyatakan kategori komoditas atau jenis bahan pangan spesifik yang diambil sampelnya untuk diuji. Variabel ini bertipe data teks/kategorikal dan menjadi variabel pembeda utama untuk analisis berdasarkan komoditas.

  • klasifikasi_sampel : menyatakan klasifikasi umum dari bahan pangan yang diuji berdasarkan tingkat pengolahan atau sifat fisiknya. Pada dataset ini, seluruh nilainya adalah pangan segar (fresh food), yaitu bahan pangan yang belum mengalami pengolahan atau pengawetan yang signifikan. Variabel ini bertipe data teks/kategorikal.

  • jumlah_sampel : menyatakan banyaknya unit sampel bahan pangan yang diambil dan diuji pada setiap baris pencatatan. Variabel ini bertipe data numerik diskrit (bilangan bulat) dengan satuan sampel/unit.

  • ket_status_keamanan_pangan : menyatakan kesimpulan akhir atau status keamanan dari sampel pangan yang telah diuji berdasarkan parameter-parameter laboratorium. Variabel ini bertipe data teks/kategorikal.

  • hasil_pemeriksaan_parameter_warna : menyatakan hasil uji laboratorium terhadap parameter warna pada sampel pangan (untuk mendeteksi pewarna berbahaya seperti Rhodamin B atau Methanil Yellow). Variabel ini bertipe data teks/kategorikal (biner: negatif/positif).

  • hasil_pemeriksaan_parameter_bau : menyatakan hasil uji laboratorium terhadap parameter bau pada sampel pangan (untuk mendeteksi tanda-tanda pembusukan atau bahan kimia berbahaya). Variabel ini bertipe data teks/kategorikal.

  • hasil_pemeriksaan_parameter_tekstur : menyatakan hasil uji laboratorium terhadap parameter tekstur pada sampel pangan (untuk mendeteksi tanda-tanda kerusakan fisik atau penambahan bahan pengenyal berbahaya seperti boraks). Variabel ini bertipe data teks/kategorikal.

  • hasil_pemeriksaan_parameter_ph : menyatakan hasil uji laboratorium terhadap derajat keasaman (pH) pada sampel pangan (untuk mendeteksi ketidaknormalan asam-basa yang mengindikasikan pembusukan atau penambahan bahan kimia). Variabel ini bertipe data teks/kategorikal.

  • hasil_pemeriksaan_parameter_eber : menyatakan hasil uji Eber (uji kualitatif untuk mendeteksi adanya gas amonia/H2S yang menandakan daging sudah busuk/terurai). Variabel ini bertipe data teks/kategorikal.

  • hasil_pemeriksaan_parameter_borax : menyatakan hasil uji laboratorium khusus untuk mendeteksi kandungan boraks (bahan pengenyal berbahaya yang sering disalahgunakan pada daging atau mie). Variabel ini bertipe data teks/kategorikal.

  • hasil_pemeriksaan_parameter_formalin : menyatakan hasil uji laboratorium khusus untuk mendeteksi kandungan formalin (bahan pengawet mayat yang sering disalahgunakan untuk mengawetkan pangan segar). Variabel ini bertipe data teks/kategorikal.

  • hasil_pemeriksaan_parameter_lainnya : menyatakan hasil uji laboratorium untuk parameter bahaya tambahan lainnya di luar parameter utama yang telah disebutkan. Variabel ini bertipe data teks/kategorikal.

  • hasil_pengujian : menyatakan kesimpulan komprehensif dari seluruh rangkaian pengujian parameter di atas. Variabel ini bertipe data teks/kategorikal.

  • deskripsi_hasil_pengujian : menyatakan keterangan deskriptif atau catatan tambahan mengenai hasil pengujian. Variabel ini bertipe data teks.

  • bulan : menyatakan bulan pelaksanaan kegiatan survey/pengujian dalam bentuk teks (misalnya: Maret, April, Mei). Variabel ini bertipe data teks. Cakupan data meliputi Maret sampai Mei 2026.

Data and Resources

Metadata

Field Value
Last Updated August 8, 2026, 13:32 (+0700)
Created June 10, 2022, 10:51 (+0700)
Formulasi Jumlah bahan pangan segar yang disampling
Periode Triwulan
Satuan Sampel
Tingkat Kedalaman Kota
Urusan Urusan Pemerintahan Bidang Pangan